Herry IP Cari Cara Lain Siasati Persiapan ke All England 2021

Ganda putra Indonesia nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyambut pengembalian.
Ganda putra Indonesia nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon menyambut pengembalian.
Nasional ‐ Created by Bimo Tegar

Jakarta | Dengan batalnya kejuaraan German Open 2021 BWF World Tour Super 300, maka ganda putra nomor satu dunia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon tidak memiliki turnamen ‘pemanasan’ sebelum berlaga di ajang All England 2021 BWF World Tour Super 1000 yang dijadwalkan berlangsung pada 17 hingga 21 Maret mendatang. Meski begitu, Kepala Pelatih Ganda Putra Indonesia, Herry Iman Pierngadi langsung mencari alternatif lain supaya Kevin/Marcus bisa lebih siap menatap All England 2021.

Herry sendiri tak mau menggiring sugesti negatif terkait pembatalan German Open 2021 BWF World Tour Super 300. Dia justru melihat sisi positif yang bisa diambil dari batalnya turnamen tersebut. Menurut Herry, batalnya German Open 2021 bisa membuat persiapan The Minions lebih panjang dan lebih matang.

Rentang waktu itulah yang akan dimaksimalkan sektor ganda putra Indonesia untuk mempelajari gaya permainan para calon lawan yang nantinya berlaga di All England 2021 BWF World Tour Super 1000. “Kan ada video dan rekaman, semua dipelajari,” ujar Herry Iman Pierngadi mengutip dari Jawapos.com.

Di sisi lain, Herry juga bersikap realistis. Minusnya batal tampil di German Open 2021 tentu membuat Kevin/Marcus kesulitan mengevaluasi penampilan mereka sendiri. Sebab, kekuarangan bisa dilihat dari hasil pertandingan resmi. Apalagi, mereka sudah setahun tidak turun di kompetisi internasional. “Memang lebih efektif kalau ketemu langsung ya (dengan pemain unggulan),” katanya.

Pada All England 2021 BWF World Tour Super 1000 nanti, sektor ganda putra Indonesia akan menurunkan kekuatan penuh. Selain Kevin/Marcus, ada Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Daniel Marthin/Leo Rolly Carnando, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri dan Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Persaingan akan tetap berwarna dengan kehadiran tim bulutangkis Jepang. Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe dan Takeshi Kamura/Keigo Sonoda dipastikan tampil. Sedangkan tim Tiongkok masih harus absen dari kompetisi internasional. Dengan absennya tim Tiongkok, Herry mengatakan bahwa kompetisi belum seratus persen.

Meski begitu, atmosfer persaingan di All England 2021 tidak akan menyurutkan kompetisi antar pemain. Apalagi, kata Herry, peta persaingan ganda putra dunia saat ini sudah bergeser dampak adanya wabah virus korona. Jika sebelumnya Tiongkok menjadi lawan yang cukup diperhitungkan, kini mulai bergeser.

“Sekarang kekuatan peta dobel (ganda putra) itu kan nggak di China. Ada di Jepang dan Taiwan. Kira-kira itu pendapat saya sih,” tandasnya.