Pada pertandingan pembuka, Senin (20/7), Ghathfaan mengamankan tiket ke babak 32 besar seusai mengatasi perlawanan Galang Djanuar Danadyaksa dari Eva Badminton Club. Meski menang straight games, ia tetap dipaksa bermain sengit hingga akhirnya menutup laga dengan skor 21-15, 21-13.
Tantangan serupa kembali dihadapi Ghathfaan pada babak berikutnya, Selasa (20/7). Pebulu tangkis kelahiran Semarang, Jawa Tengah, 24 Juli 2013 itu, harus mengerahkan kemampuan terbaiknya untuk menundukkan Dadan Khoerul Ma'Mur dari Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya dengan skor 21-19, 21-18. Usai pertandingan, Ghathfaan mengungkapkan masih beradaptasi dengan kondisi udara di dalam GOR, yang menurutnya cukup memengaruhi permainannya.
"Cukup ngap-ngapan di lapangan tadi pas awal-awal gim. Pas awal gim kedua juga sama, jadi memang butuh waktu untuk adaptasi, tapi saya bisa ngatasin," tuturnya kepada Djarum Badminton.
"Tadi pas interval gim kedua, saya diinstruksikan oleh pelatih untuk coba main ke tengah dulu dan pertahankan fokus sampai akhir karena sudah bisa ambil keunggulan sampai interval," Ghathfaan.
Di babak 16 besar, Ghathfaan akan menghadapi ujian yang lebih berat saat berjumpa wakil Jaya Raya Delta, Cikal Gaza Kusuma Bagus. Cikal memastikan tempat di babak 16 besar setelah menyingkirkan tuan rumah Hotta Robedo Gusti Purba dari Indocafe Medan dengan kemenangan dua gim langsung 21-16, 21-13. "Di sini saya target pertama pengin masuk delapan besar dulu. Kalau bisa tembus, kita lihat nanti selanjutnya," ungkapnya.
Dalam dua gelaran Sirnas B sebelumnya, semifinal menjadi pencapaian terbaiknya pada musim kompetisi tahun ini. Di Sirnas B Sulawesi Tengah 2026, Ghathfaan kalah dari rekan satu klubnya, Ghoffur Dermawan Wicaksono, di babak empat besar setelah melalui pertarungan tiga gim yang berakhir dengan skor 21-19, 11-21, 11-21.
Sementara itu, di Sirnas B Kalimantan Timur 2026, langkah Ghathfaan terhenti di babak delapan besar setelah gagal menghentikan laju Ghalib Ahnaf Dira asal Jaya Raya lewat dua gim langsung 17-21, 14-21.


