Klik untuk informasi semua lapangan

HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026 - Bobby/Melati Bakal Tetap Waspada

Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (Djarum Badminton)
Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti (Djarum Badminton)
Sirkuit Nasional ‐ Created by EL

Surabaya | Ganda campuran Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti kembali berlaga di ajang nasional melalui Sirkuit Nasional (Sirnas) A Jawa Timur (Jatim) 2026 yang berlangsung di Surabaya pada 13–18 April. Pasangan besutan PB Djarum itu turun di kategori Ganda Campuran Dewasa sekaligus terus mengasah kemampuan sebagai bagian dari persiapan untuk kembali bersaing di kancah internasional.

Kedua pemain baru saja pulang dari Ningbo, China, setelah mengikuti Badminton Asia Championships 2026. Di babak pertama, mereka langsung berhadapan dengan pasangan Thailand, Dechapol Puavaranukroh/Supissara Paewsampran dan kalah dua gim langsung 9-21, 14-21.

"Masih banyak kurangnya. Jadi memang banyak perlu dievaluasi. Pastinya banyak belajar dari pemain-pemain top 5, top 10. Itu semua nggak gampang dan pastinya butuh kerja keras," kata Bobby kepada Djarum Badminton.

Meski mendapat banyak pelajaran dari penampilan pada kejuaraan kontinental perorangan itu, Melati menilai, mereka terus beradaptasi menghadapi laga-laga awal di HYDROPLUS Sirkuit Nasional A Jawa Timur 2026. Setelah mendapat bye di babak pertama, mereka meraih kemenangan di babak berikutnya atas Kleopas Binar Putra Prakoso/Rachel Agnesia Sabatini dari Pelatprov PBSI Jawa Timur dengan skor 21-15, 21-14.

Melati juga menyoroti kembalinya Rehan Naufal Kusharjanto yang kembali berpasangan dengan Gloria Emanuelle Widjaja. Meski berada di bawah naungan klub yang sama, ia mengakui persaingan tetap terbuka di antara pasangan-pasangan tersebut, untuk meraih podium tertinggi pada seri pembuka Sirnas musim ini. "Kita tetap enjoy dalam bermain, tetapi tetap fokus juga," kata Bobby.

"Ya, menurut saya Rehan cepat banget (pemulihan cedera). Maksudnya dari jatuh, cedera, dan sekarang bisa main lagi, progresnya sangat cepat. Jadi kita lebih ke hati-hati (dengan permainan Rehan)," demikian Melati.