"Alhamdulillah permainan berjalan dengan lancar dan tidak ada cedera apa pun," kata Nabila melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Nabila mengungkapkan, kendala yang dihadapi pada pertandingan hari ini adalah proses penyesuaian terhadap laju kok dan kondisi permainan, mengingat ini merupakan kali pertama mereka tampil, setelah mendapatkan bye di babak pertama. "Untuk pola bermain kami menerapkan defense balik serang," ungkapnya.
Sementara itu, Jania meluapkan rasa syukur setelah dapat melalui laga perdana mereka pada kompetisi berskala nasional ini tanpa kendala berarti. Ia menilai proses penyesuaian terhadap kondisi lapangan serta berbagai aspek teknis lainnya berjalan dengan baik. "Kunci kemenangan hari ini bermain rapi, sabar dan komunikasi yang baik," katanya.
Jania juga mengaku sangat antusias tampil pada HYDROPLUS Sirnas A Jatim 2026. Ia menilai, pengalaman berlaga di ajang ini memberikan kesan yang sangat menyenangkan dan membangkitkan semangatnya di lapangan. "Karena di edisi Sirnas Surabaya sebelumnya, saya pernah dua kali sampai ke babak final dan semoga kali ini saya bisa mewujudkan mendapat podium tertinggi," pungkasnya.
Di babak delapan besar, Kamis (16/4), Jania/Nabila bertemu dengan pasangan Jaya Raya Jakarta, Pitha Haningtyas Mentari/Sheila Lidia.



