Di kategori Ganda Taruna Putri, Atresia dan partnernya, Aurelia Syakira Putri, adalah pasangan unggulan kedua pada ajang yang berlangsung pada 13-18 April ini. Mereka dipaksa bertanding tiga gim melawan Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri, yang berakhir dengan skor 21-16, 16-21, 10-21.
Pemain kelahiran Surakarta, Jawa Tengah, 3 September 2008 itu mengungkapkan rasa syukur atas pencapaiannya pada Sirnas edisi perdana musim kompetisi tahun ini. Atresia menilai, laga final di kategori Ganda Taruna Putri tersebut berlangsung ketat. Meski menghadapi pasangan baru, ia menyebut lawannya mampu tampil kompak sehingga menyulitkan dirinya dan Aurelia di hampir sepanjang pertandingan.
"Kita sudah saling tahu kelebihan dan juga kekurangan masing-masing. Setiap pasangan juga sudah tahu pola permainan masing-masing, jadi memang sudah diprediksi dan memang berakhir ketat sampai tiga gim," jelasnya.
"Mereka memang pasangan baru, tetapi mereka juga punya skill yang baik. Jadi memang cukup butuh perjuangan untuk mengalahkan mereka," Atresia, menambahkan.
Sehari sebelum memasuki rangkaian partai puncak kategori Taruna pada HYDROPLUS Sirnas Jatim 2026, PB Djarum telah memastikan lima gelar juara dari lima nomor yang dipertandingkan di kategori tersebut. Berikut rangkaian hasil final kategori Taruna:
Tunggal Taruna Putra
Radithya Bayu Wardhana (PB Djarum/1) vs. Alif Akbar. M (PB Djarum) 21-15, 21-11
Tunggal Taruna Putri
Christabel Calista Purwanto (PB Djarum/1) vs. Raisya Affatunisa (PB Djarum) 21-14, 18-21, 16-21
Ganda Taruna Putra
Muhammad Rizki Mubarrok/Raihan Daffa Edsel Pramono (PB Djarum/1) vs. Anju Siahaan/Faizal Pangestu (PB Djarum/2) 17-21, 21-19, 13-21
Ganda Taruna Putri
Adelia Nirul M/Yasintha Ristyna Putri (PB Djarum - 5/8) vs. Atresia Naufa Candani/Aurelia Syakira Putri (PB Djarum/2) 21-16, 16-21, 10-21
Ganda Taruna Campuran
Muhammad Lutfhi Habibi/Dian Ramadhani Mukti (PB Djarum - 5/8) vs. Raihan Daffa Edsel Pramono/Atresia Naufa Candani (PB Djarum/2) 12-21, 15-21


