Dengan begitu, Herry pun memutuskan anak asuhnya akan mendapatkan libur lebaran selama lima hari, yakni mulai, hari Rabu (13/6) hingga Minggu (17/6), dan kembali berlatih pada Senin (18/6). Sedangkan Lebaran sendiri diperkirakan akan jatuh pada Jumat (15/7) mendatang.
"Saya ambil kesepakatan dengan pemain, hari Rabu (13/6) mulai libur dan Senin (18/6) mulai latihan lagi karena minggu depannya sudah harus persiapan ke Malaysia Open. Kita berangkat 24 Juni," tutur Herry seperti di kutip Djarum Badminton dari Sport.Detik.com Rabu (6/6/2018).
Meski cukup memberi resiko dengan memberi jatah libur hampir sepekan, ditambah lagi jelang beberapa turnamen bergengsi, Herry mengaku sudah punya solusinya.
"Biasanya program kasih per individu. Oke jika di rumahnya tidak ada lapangan berarti jaga fisiknya dengan lari atau gym, main sepeda, atau treadmil. Itu buat jaga kondisi mereka selama 5 hari. Lebih baik lagi jika di daerahnya punya lapangan, dia main sama teman-temannya," imbuhnya.
"Ya (memang risiko) tapi sulit juga bagi saya, apalagi ini hari raya, setahun sekali, dan pemain dalam setahun tak bertemu keluarga itu sulit. Tapi target tahun ini yang paling penting adalah Asian Games. Minimal jeleknya tak dapat juara di Malaysia Open atau Indonesia Open, Asian Games-nya bisa (dapat)," pungkas Herry.
Sumber : Sport.Detik.com