"Target kita tentu kalau melihat hitungan dan peringkat yang dikeluarkan oleh BWF, kita di bawah China, mudah-mudahan di lapangan Anda tahu semua situasi di lapangan ini kan banyak faktor. Kita berharap bisa final untuk Thomas dan mudah-mudahan anak-anak bisa membawa kebanggaan buat kita semua," ujar Fadil, dilansir Antara, Rabu (15/4).
Sementara itu, PP PBSI memasang target tim Uber Indonesia untuk fokus bisa lolos dari babak penyisihan grup kemudian perlahan bisa menyusun langkah lainnya di fase gugur. "Kemudian untuk Uber, yang satu grup dengan Kanada, Australia, dan China, Taiwan, kita berharap bisa mengatasi Kanada dan Australia," ujar Fadil Imran.
Fadil mengaku selalu memotivasi tim Indonesia untuk tampil lepas mengingat atmosfer kejuaraan beregu dengan kejuaraan individual sangat berbeda.
Dijadwalkan, Fajar Alfian dan kawan-kawan akan berangkat menuju Denmark pada 16 April mendatang. Untuk persiapan menghadapi suhu dan proses adaptasi lapangan, tim "Merah Putih" akan dijadwalkan pada 18-21 April.
Nantinya tim Thomas Indonesia akan tergabung di Grup D bersama Prancis, Thailand, dan Aljazair. Sementara itu, tim Uber Indonesia berada di Grup C bersama Taiwan, Kanada, dan Australia.



