"Alhamdulillah bisa menang, lancar, tanpa cedera. Hari ini memang lebih baik, jarang mati sendiri dan bisa lebih mengontrol juga, makin enak mainnya dari kemarin," tanggap Jafar melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Dibandingkan pertandingan kemarin, hari ini memang lebih baik. Sudah lebih nyaman juga feelingnya sama lapangannya," Felisha, menimpali komentar pasangannya.
Ia juga menilai, jika kemenangan yang diraih tidak sepenuhnya menggambarkan permainan mereka. Menurutnya, ia dan Jafar terlihat lebih mendominasi pertandingan ini, padahal Jimmy/Lai cukup banyak melakukan kesalahan sendiri dan mulai kehilangan ritme.
Felisha mengungkapkan, harapan utamanya di setiap pertandingan adalah dapat tampil maksimal dan meraih kemenangan. Atlet asal Exist Badminton Club itu juga menekankan pentingnya menjaga kondisi tubuh agar tetap sehat, sehingga bisa terus bermain dengan performa terbaik. "Cuma yang lebih penting adalah step by step per babak bagaimana caranya kami mengatasi dengan baik supaya hasil target yang diinginkan bisa tercapai," jelasnya.
Pada kesempatan tersebut, Felisha juga mengungkapkan rasa senang dengan warna jeresei yang dikenakannya pada pertandingan tersebut. Menurutnya, hijau merupakan warna favoritnya, terlebih sepatu yang dipakai juga memiliki warna serasi sehingga membuatnya semakin percaya diri saat tampil di arena pertandingan. "Dan saya punya strap Whoop warna hijau juga, jadi seru pakai ini di lapangan," pungkasnya.
Di perempat final, Jumat (14/3), Jafar/Felisha akan bertanding melawan pasangan China yang juga unggulan keenam, Cheng Xing/Zhang Chi. Berdasarkan catatan pertemuan, ganda campuran "Merah Putih" tersebut unggul 1-0 setelah meraih kemenangan pada babak 32 besar Badminton Asia Championships 2025.


