"Kami mencermati berbagai komentar yang disampaikan oleh para pemain melalui media massa dan hasil liputan media yang menyertainya," tulis BWF, Kamis (15/1).
BWF juga mengakui bahwa sejumlah faktor yang berkaitan dengan pergantian musim di India, seperti kabut dan cuaca dingin yang memengaruhi kualitas udara serta suhu di dalam arena pertandingan, menimbulkan tantangan tersendiri sepanjang pekan ini. "Namun, berdasarkan penilaian kami bahwa Indira Gandhi Sports Complex merupakan peningkatan yang signifikan dibandingkan Stadion KD Jadhav, dengan menawarkan infrastruktur yang lebih baik," klaim BWF.
Walau sejumlah aspek implementasi, termasuk kebersihan, dan sanitasi umum, serta pengendalian hewan, masih memerlukan perhatian, Asosiasi Bulu Tangkis India (BAI) dinilai telah bertindak cepat untuk mengatasi persoalan tersebut. Para pemain juga mencatat adanya peningkatan positif pada kualitas permukaan dan lantai lapangan, gimnasium, serta fasilitas medis.
BWF juga menyatakan, perpindahan ke Indira Gandhi Sports Complex memberikan ruang yang lebih luas bagi atlet dan ofisial, sekaligus memenuhi persyaratan lapangan permainan sesuai standar BWF untuk penyelenggaraan BWF World Championships. Berbagai masukan dari pemangku kepentingan menjadi panduan bagi pihak penyelenggara dalam meningkatkan kualitas arena pertandingan menjelang kejuaraan tersebut pada Agustus mendatang, saat persoalan pergantian musim diperkirakan tidak akan terlalu menjadi masalah.
"Prioritas kami tetap memastikan lingkungan yang aman dan berkualitas tinggi bagi seluruh peserta, dan kami yakin hal ini akan memenuhi harapan semua pemangku kepentingan. Kami juga berterima kasih kepada para pemain dan tim, atas masukan berharga yang telah diberikan, serta menegaskan kembali komitmen kami untuk terus melakukan perbaikan melalui kemitraan dengan BAI," demikian BWF.


