Gelar Juara Penambah Motivasi Igarashi/Shida

Chiharu Shida (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Chiharu Shida (Djarum Badminton/Edward Luhukay)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | Air mata Chiharu Shida mewakili luapan emosinya setelah ia dan pasangannya, Arisa Igarashi, memastikan gelar juara All Japan Badminton Championships 2025 pada akhir Desember lalu. Gelar tersebut menjadi titel kampiun perdana bagi Igarashi/Shida sejak pertama kali tampil bersama pada Hong Kong Open 2025, September silam, atau setelah Shida berpisah dengan Nami Matsuyama seusai BWF World Championships 2025 pada akhir Agustus lalu.

Igarashi/Shida menjalani paruh kedua musim kompetisi Tur Dunia BWF tahun ini dengan turun pada tujuh turnamen. Tiga di antaranya berlevel BWF World Tour Super 750, sementara sisanya merupakan turnamen Super 500, dengan tiga kali langkah mereka terhenti di babak-babak awal. Salah satunya terjadi saat tampil di hadapan publik sendiri pada Kumamoto Masters Japan, November lalu, ketika mereka memutuskan mundur setelah Igarashi mengalami cedera menjelang babak kedua.

Pencapaian terbaik Igarashi/Shida sepanjang tahun lalu adalah menembus babak empat besar Arctic Open (Super 500) dan French Open (Super 750). Namun, langkah mereka menuju partai puncak pada kedua turnamen tersebut selalu digagalkan oleh pasangan senegara, masing-masing Rin Iwanaga/Kie Nakanishi dan Yuki Fukushima/Mayu Matsumoto.

Dalam sebuah tayangan BWF di situs berbagi video YouTube bertajuk "Chiharu Shida & Nami Matsuyama | One Last Dance", Shida mengungkapkan, pengalamannya berpasangan dengan Matsuyama dalam waktu yang panjang membuatnya semakin menyadari bahwa banyak aspek permainan yang sebelumnya luput dari perhatiannya, sekaligus menjadi pelajaran berharga yang ingin diterapkan bersama pasangan barunya.

Pengalaman 11 tahun berkiprah di sektor ganda putri, termasuk meraih medali Olimpiade, Shida ingin memaksimalkan seluruh bekal tersebut untuk terus berkembang dan meningkatkan performanya bersama pasangan barunya. "Mungkin semuanya belum sesuai harapan, tetapi saya berharap dapat bangkit kembali," tutur pemain berusia 28 tahun itu.

Kini, Igarashi/Shida akhirnya mampu untuk kali pertama menempati podium teratas, terlebih pada sebuah kejuaraan nasional yang diikuti para pemain dan pasangan elite Jepang. Melalui akun Instagram pribadinya, @_chiharushida_, Shida menyatakan bahwa gelar juara memang menjadi target mereka pada All Japan Badminton Championships 2025. "Saya akan melakukan yang terbaik pada tahun depan untuk menunjukkan perkembangan yang lebih baik lagi!" tulisnya.

Pada musim kompetisi 2026, Igarashi/Shida mengawali kiprah mereka pada Malaysia Open (Super 1000) dengan menghadapi Jeong Na Eun/Lee Yeon Woo asal Korea Selatan di babak 32 besar. Ganda putri peringkat ke-23 dunia tersebut juga terdaftar tampil pada India Open (Super 750). Sementara pada Indonesia Masters, Igarashi tercantum berpasangan dengan Miyu Takahashi.