Faktor Keamanan, Indonesia Batal Kirim Wakil ke Brasil dan Kuba

Salsabila Amiradana (Humas PP PBSI)
Salsabila Amiradana (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Jakarta | PP PBSI memutuskan membatalkan keberangkatan sejumlah atlet muda yang semula dijadwalkan tampil pada dua turnamen di Amerika Latin, yaitu Brazil International Challenge 2026 pada 24–29 Maret dan Cuba International Series 2026 (31 Maret–5 April). Keputusan tersebut diambil setelah mempertimbangkan sejumlah faktor, salah satunya kondisi keamanan di Kuba yang dinilai kurang kondusif, sehingga induk organisasi olahraga bulu tangkis Indonesia itu memilih untuk tidak mengirimkan wakil.

"PP PBSI memutuskan untuk tidak memberangkatkan atlet ke rangkaian turnamen di Kuba dan Brasil setelah mempertimbangkan beberapa faktor. Salah satunya adalah kondisi keamanan di Kuba yang saat ini dinilai kurang kondusif," ujar Kepala Bidang Luar Negeri PP PBSI, Bambang Roedyanto, melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI pada Sabtu (7/3) siang.

"Selain itu, hingga saat ini belum ada kepastian terkait beberapa opsi penerbangan transit melalui kawasan Timur Tengah," tambahnya.

Semula, PP PBSI telah mendaftarkan lima wakil Indonesia untuk bertanding pada turnamen level International Challenge dan International Series tersebut. Tiga di antaranya berasal dari sektor tunggal putri, yaitu Kavitha Nadjwa Aulia, Salsabila Amiradana, dan Mayla Cahya Afilian Pratiwi.

Selain itu, dua wakil lainnya berasal dari sektor ganda putra, yaitu Dexter Farrell/Wahyu Agung Prasetyo serta Alexius Ongkytama Subagio/Aquino Evano Keneddy Tangka.

Dengan pembatalan tersebut, lanjut Roedy, PP PBSI memilih untuk memfokuskan program pertandingan bagi para atlet pada turnamen lain yang dinilai lebih efektif, guna menunjang persiapan serta menjaga performa mereka ke depan.