"Pasangan ganda putri Isyana Syahira Meida/Rinjani Kwinara Nastine tidak diberangkatkan ke turnamen Swiss Open dan Orléans Masters setelah melalui evaluasi bersama tim pelatih dan tim medis. Hira mengalami cedera pada tulang kering sebelah kanan yang membutuhkan waktu untuk istirahat dan proses pemulihan agar kondisinya bisa kembali optimal," jelas pelatih ganda putri utama pelatnas bulu tangkis Indonesia, Karel Mainaky, melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Sabtu (7/3) petang.
Lebih lanjut Karel mengatakan, berdasarkan rekomendasi tim medis, Hira untuk sementara waktu belum dapat menjalani pertandingan dan harus fokus terlebih dahulu pada proses pemulihan cedera. "Kami tidak ingin mengambil risiko yang dapat memperparah kondisi cederanya, sehingga keputusan ini diambil sebagai langkah pencegahan sekaligus untuk memastikan pemulihan berjalan dengan baik," katanya.
Program pemulihan selanjutnya yang akan dijalani Hira, lanjut Karel, adalah fisioterapi yang difokuskan pada penanganan nyeri (pain management), disertai latihan penguatan serta aktivasi otot-otot tungkai bawah secara bertahap. "Setelah kondisi dinilai stabil dan siap, Hira akan kembali menjalani program latihan secara bertahap sebelum kembali ke program pertandingan," pungkasnya.
Isyana/Rinjani, pasangan yang baru naik level ke pelatnas utama, semula menjadi bagian dari empat ganda putri Indonesia yang dijadwalkan tampil di Swiss dan Prancis, bersama Febriana Dwipuji Kusuma/Meilysa Trias Puspitasari, Rachel Allessya Rose/Febi Setianingrum, serta Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti. Namun, dengan mundurnya Isyana/Rinjani, Indonesia kini hanya diperkuat tiga pasangan di Swiss. Sementara itu, di Prancis jumlahnya berkurang menjadi dua pasangan setelah Tiwi/Fadia juga memutuskan mundur.


