BATC 2026 - Bagas Menang, Indonesia Unggul Sementara

Prahdiska Bagas Shujiwo (Humas PP PBSI)
Prahdiska Bagas Shujiwo (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Qingdao | Tim beregu putra bulu tangkis Indonesia untuk sementara unggul 2-1 atas Thailand pada laga perempat final Badminton Asia Team Championships (BATC) 2026, setelah tunggal kedua Prahdiska Bagas Shujiwo mengalahkan Puritat Arree, Jumat (6/2). Bertanding di Qingdao Conson Gymnasium, Qingdao, China, Bagas menang tiga gim 21-7, 17-21, 21-18 dalam tempo 81 menit.

"Alhamdulillah hari ini bisa lewatin dengan baik, walaupun ada insiden kurang baik. Kaki saya agak ketarik dan mata sempat kelilipan, tapi Alhamdulillah bisa menang," kata Bagas melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

Pemain kelahiran Pati, Jawa Tengah itu, menilai, mengaku dapat tampil dominan dan mengendalikan permainan di gim pertama. Namun, ia merasa kehilangan keyakinan di gim berikutnya, khususnya dalam pengembalian bola sehingga upaya mengejar ketertinggalan poin pun menjadi terlalu jauh. "Masuk gim ketiga, pelatih dan A Ginting (Anthony Sinisuka Ginting) hanya mengingatkan untuk yakin dan percaya diri," tuturnya.

Bagas juga mengungkapkan setelah unggul jauh 11-5 saat interval gim penentu, Puritat justru dapat mengejar hingga membuatnya kembali kehilangan kepercayaan diri. Ia kemudian berusaha bangkit dengan mengandalkan pengalaman bertanding sebelumnya, termasuk pada Indonesia Masters 2026 dan Thailand Masters 2026. "Saya di poin krusialnya kalah dua kali, jadi saya tidak mau terulang," ungkapnya.

"Dan saya juga belajar dari pengalaman di SEA Games bareng coach Indra (Wijaya), Alwi (Farhan), dan Ubed (Moh. Zaki Ubaidillah), untuk strateginya disiapkan dengan berbagai skenario tim. Skor 1-1, 1-0, 2-0 atau jadi penentu, harus siap," kata Bagas.

"Senang banget, Bangga bisa sumbang poin untuk Indonesia," pungkasnya.

Indonesia membuka keunggulan lewat tunggal pertama Moh. Zaki Ubaidillah, yang menaklukkan Panitchaphon Teeraratsakul dengan skor 21-13, 22-20. Namun, Thailand mampu menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelah ganda pertama Peeratchai Sukphun/Pakkapon Teeraratsakul menundukkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana melalui pertarungan tiga gim yang berakhir dengan skor 21-14, 15-21, 17-21.