"Awalnya agak-agak tegang juga, sih. Soalnya lawannya senior sendiri, kan. Jadi saya coba buat lebih enjoy aja di pertandingan tadi dan lebih fokus," tanggap Yusuf kepada wartawan kepada seusai laga.
Bagi Yusuf, kemenangan dalam debutnya pada turnamen level BWF World Tour Super 500 adalah sebuah hal yang menggembirakan. Namun, kegembiraan tersebut terasa berlipat lantaran diraih saat bertanding di hadapan publik Tanah Air. "Banyak banget Badminton Lovers di sini, itu jadi motivasi tersendiri buat saya," tuturnya.
"Saya tadi hanya main nothing to lose aja, nggak mikirin menang atau kalah. Yang penting fokus dan keluarin semua kemampuan," tunggal putra berperingkat ke-52 dunia itu.
Di babak 32 besar, Yusuf akan menghadapi pemenang laga kualifikasi antara wakil tuan rumah, Prahdiska Bagas Shujiwo, dan Wang Po-Wei asal Taiwan. Jika mampu meraih kemenangan di babak utama turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 500 tersebut, peluang Yusuf untuk naik tingkat dan menembus 50 besar peringkat dunia pun terbuka. "Saya baru satu tahun ini di pelatnas. Tapi kalau demikian (menembus 50 besar), sungguh di luar ekspektasi," pungkasnya.



