Di babak pertama, pasangan juara Australian Open 2025 itu akan berhadapan dengan wakil Prancis, Eloi Adam/Leo Rossi. Sementara di bagan yang sama, terdapat pasangan senegara mereka, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, yang akan menghadapi wakil Taiwan, Zhi-Wei He/Huang Jui-Hsua. Adapun pasangan unggulan kedua, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, juga berada di bagan tersebut dan dijadwalkan bertemu pasangan Taiwan lainnya, Chen Zhi Ray/Lin Yu Chieh.
"Kalau melihat drawing-nya, jujur agak kaget. Semua ganda putra Indonesia di pool bawah, tapi itu risiko juga karena, kan, Indonesia (terdapat) empat pasangan. Tiga itu bisa di (bagan) mana aja," tanggap Joaquin kepada wartawan, dalam sesi jumpa pers menjelang Indonesia Masters 2026 di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Senin (19/1).
Namun, meski akan menghadapi lawan-lawan tangguh, Joaquin tak memungkiri rasa penasarannya untuk tampil di Istora, arena pertandingan legendaris milik Indonesia. Berlaga di Istora, ungkapnya, merupakan salah satu impiannya sejak kecil. "Jujur, saya senang banget karena ini salah satu wish list saya dari kecil bisa main di Istora, bisa ditonton oleh masyarakat Indonesia," tuturnya.
"Jadi, saya bener-bener rasanya pengin cepat-cepat main, pengin cepat-cepat besok rasanya," demikian Joaquin.
Selain ketiga pasangan tersebut, Indonesia juga diperkuat Sabar Karyaman Gutama/Moh. Reza Pahlevi Isfahani yang berstatus sebagai pasangan unggulan kelima dan akan berhadapan dengan Chia Weijie/Lwi Sheng Hao pada babak pertama.



