"Pertama-tama, puji Tuhan kita bisa menyelesaikan pertandingan tanpa ada cedera. Tadi kami sudah main all out dan saat-saat terakhir itu memang kami ketinggalan poin," kata Joaquin melalui siaran pers Humas PP PBSI.
"Cuma saya mikirnya, nekad saja. Karena, kan, sudah golden poin," tambahnya.
Dengan kemenangan tersebut, Indonesia memastikan satu tiket semifinal di sektor ganda putra, setelah pada laga perempat final lainnya, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul mengalahkan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana. Pasangan juara China Open 2025 itu menang tiga gim 21-16, 18-21, 21-13 dalam durasi 61 menit.
Meski sama-sama membawa membela Indonesia, tetapi pertemuan kedua ganda putra ini begitu seru. Fajar/Fikri yang unggul di gim pertama, cukup kesulitan di gim kedua, hingga gim ketiga harus dimainkan. "Di gim kedua, Leo/Bagas memperlambat tempo permainan. Mereka tidak mau ke pola permainan kami yang cepat, jadi mereka memperlambat tempo permainan dan kami juga tidak sadar dan terlambat mengantisipasi," papar Fajar.
Di ganda putra masih berpeluang menambah wakil ke semifinal lewat pasangan Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani. Di perempat final, Sabar/Reza akan ditantang wakil Malaysia, Man Wei Chong/Tee Kai Wun.



