"Pastinya bersyukur banget bisa main di Istora Senayan. Kan ini impian dari kecil juga main di Istora. Jadi bangga bisa menang juga waktu main pertama," tanggap Faathir kepada wartawan seusai laga berdurasi 62 menit itu.
"Pastinya saya senang banget bisa main di Indonesia, apalagi main di Istora," Devin, menimpali komentar pasangannya.
Lebih lanjut Devin menjelaskan, sejak awal gim pembuka, permainan mereka sudah tidak berjalan dengan baik akibat kesalahan dalam menerapkan pola permainan sehingga terus berada dalam tekanan Cattoen/Renoir. Namun, mereka berupaya tampil lebih tenang dan sabar sejak gim berikutnya hingga gim ketiga. "Pokoknya bagi kita, lagi belum 21 itu belum game. kita coba segala cara," tegasnya.
"Kami lebih pede aja sebenernya, ngeluarin rasa tegang di dalam diri aja," tambah Faathir.
"Dukungan dari penonton-penonton juga, sih. Apalagi juga ada orang tua saya yang juga nonton, jadi saya ingin buktiin, lah," Devin, menegaskan.
Pada babak 32 besar, Faathir/Devin dijadwalkan bertemu dengan pasangan andalan India, Hariharan Amsakarunan/M.R. Arjun. Faathir menegaskan bahwa mereka akan fokus mempersiapkan diri untuk menghadapi tantangan dari duet tuan rumah tersebut."Sudah masuk babak utama, pasti lawan-lawannya lebih bagus dan lebih berat juga. Jadi kami mau lebih fokus aja, lebih safe aja," demikian Faathir.



