Kemenangan ini terasa istimewa karena menjadi debut Dejan/Bernadine sebagai pasangan baru di turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 500 ini. Meski baru dipasangkan sekitar lima bulan terakhir, keduanya mampu menunjukkan permainan solid, matang, dan penuh kepercayaan diri, sejak awal pertandingan.
Di gim pertama, Dejan/Bernadine langsung mengambil inisiatif permainan. Mereka tampil agresif dengan tempo cepat dan minim kesalahan, membuat pasangan Malaysia kesulitan mengembangkan permainan. Dominasi tersebut berbuah kemenangan telak 21-10 yang diraih dalam waktu relatif singkat.
Memasuki gim kedua, perlawanan Wong/Lai mulai terasa. Pasangan Malaysia mencoba mengubah pola permainan dan sempat membuat kedudukan berjalan ketat. Kejar-kejaran angka pun tak terhindarkan di paruh gim kedua. Namun, ketenangan Dejan/Bernadine dalam mengontrol reli menjadi kunci. Perlahan mereka menjauh dalam perolehan poin sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan kemenangan 21-17.
Hasil ini memastikan Dejan/Bernadine melangkah ke babak kedua atau 16 besar Indonesia Masters 2026.
Selepas pertandingan, Bernadine mengaku bersyukur atas kemenangan yang diraih. Ia menilai performa positif mereka tidak lepas dari kesiapan permainan serta dukungan penuh penonton Istora yang sejak pagi telah memadati arena. "Puji Tuhan kami bisa bermain dengan baik sejak awal. Dari poin pertama sudah in. Dukungan penonton juga luar biasa, itu benar-benar menambah semangat dan kepercayaan diri kami di lapangan," ujar Bernadine melalui siaran pers Humas PP PBSI.
Dejan turut menyoroti faktor persiapan sebagai penentu kemenangan. Menghadapi Wong/Lai untuk kedua kalinya, ia menyebut dirinya dan Bernadine sudah memiliki modal penting sebelum laga dimulai.
Sebelumnya, Dejan/Bernadine bertemu Wong/Lai pada Malaysia Super 100, Oktober 2025. Dalam pertemuan tersebut, mereka keluar sebagai pemenang melalui laga tiga gim 17-21, 21-17, 21-14. "Ini pertemuan kedua kami dengan mereka, jadi kami sudah punya gambaran. Sebelum bertanding, kami analisis permainan lawan dan menyusun rencana. Puji Tuhan semuanya berjalan sesuai rencana. Sentuhan di awal pertandingan juga enak, jadi rasa percaya diri langsung muncul," kata Dejan.
Lebih lanjut, Dejan menegaskan, Indonesia Masters 2026 menjadi ajang penting untuk mengukur sejauh mana perkembangan mereka sebagai pasangan baru. Ia menyadari masih banyak proses yang harus dilalui, namun optimistis dengan progres yang ditunjukkan sejauh ini. "Kami pasangan baru, jadi ini pengalaman baru juga buat saya dan Bernadine. Posisi bermain kami juga berbeda, jadi perlu adaptasi. Tujuan kami sederhana, ingin melihat kami ada di level mana dan sejauh mana bisa melangkah. Progresnya cukup bagus. Memang sempat ada tantangan di awal, tapi sekarang performa kami mulai meningkat," jelasnya.



