Pelatih PB Talenta Manado, Gerard Rondonuwu, menyebut timnya datang dengan kekuatan 13 atlet yang akan bersaing pada kategori Usia Dini dan Anak dalam ajang ini. Ia menambahkan, antusiasme tim sangat tinggi untuk mengikuti turnamen, terutama karena lokasi pertandingan di Palu relatif dekat dari Manado sehingga memudahkan akses perjalanan.
Lebih lanjut Gerard menjelaskan, HYDROPLUS Sirnas B Sulteng 2026 menjadi salah satu bagian dari program pembinaan para pemainnya, yang lebih diarahkan pada beberapa sektor, khususnya kategori Tunggal Anak Putra dan Ganda Anak Putra. "Target kami, yang penting ada atlet kami yang naik podium dulu," ujarnya kepada Djarum Badminton.
"Sirnas ini adalah ajang penting untuk menambah pengalaman mereka. Memang, beberapa di antara mereka yang sudah bermain baik dan mudah-mudahan mereka bisa naik podium," Gerard, menambahkan.
Dari ajang ini, lanjutnya, dapat menjadi tolok ukur sejauh mana perkembangan pembinaan atlet-atlet binaannya. Hal tersebut seiring dengan terjalinnya kemitraan dengan klub-klub besar di Pulau Jawa yang membuka akses pembinaan lebih luas bagi para atlet. "Kalau dari kami, dari usia dini, semua fokusnya nanti ke PB Djarum, karena kami juga klub mitra PB Djarum," katanya.
"Dengan kehadiran Sirnas, jam terbang para atlet kami bisa semakin bertambah. Kami berharap mereka dapat memanfaatkan kesempatan ini untuk bersaing sekaligus menunjukkan potensi terbaiknya, sehingga ke depan PB Talenta Manado dapat menyumbang atlet ke PB Djarum," demikian Gerard.



