Rian/Rahmat, unggulan kelima pada turnamen ini, menyingkirkan duo Fang yang merupakan unggulan ketiga, lewat dua gim langsung 21-12, 21-18 dalam tempo 38 menit. "Gim pertama kami mencoba terus menyerang karena di posisi 'menang angin', jadi lebih enak buat menekan lawan," ungkap Rian melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Sementara itu, Rahmat meluapkan rasa syukur karena dapat menuntaskan pertandingan tanpa hambatan maupun cedera. Ia menilai, permainan berlangsung sesuai dengan rencana yang telah disiapkan, meski di pengujung gim kedua mereka kehilangan ritme akibat terbawa pola permainan duo Fang yang mengandalkan adu reli. Selain itu, lanjutnya, ditambah kondisi "kalah angin" yang membuat mereka kehilangan sejumlah poin.
Rian pun mengucap syukur atas pencapaian semifinal pada turnamen pertama mereka pada musim kompetisi tahun ini. "Bersyukur bisa ke babak semifinal, di level Super 300 dari awal pasangan kami baru kali ini masuk semifinal," tuturnya.
"Semoga bisa terus meningkatkan kepercayaan diri dan performa. Perjalanan masih panjang semoga bisa lebih fokus dan percaya diri lagi," Rian, menambahkan.
Di semifinal, Sabtu (31/1), Rian/Rahmat bertemu dengan pasangan senegara, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulaa.


