Amallia Cahaya Pratiwi/Siti Fadia Silva Ramadhanti menjadi wakil Indonesia pertama yang tampil dalam rangkaian laga final, dengan menghadapi pasangan China, Bao Li Jing/Li Yi Jing. Pertandingan ini tercatat sebagai pertemuan perdana bagi kedua pasangan, sekaligus final pertama bagi Tiwi/Fadia sejak dipasangkan.
Sementara itu, bagi Fadia, turnamen ini menjadi kesempatan keduanya untuk meraih gelar juara yang sama, setelah pada edisi tahun lalu ia naik ke podium tertinggi ganda putri bersama Lanny Tria Mayasari.
Laga final sesama ganda putra Indonesia mempertemukan Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana dengan Raymond Indra/Nikolaus Joaquin. Inilah final kedua beruntun bagi Raymond/Joaquin, setelah mencapai podium runner-up Indonesia Masters 2026 pada pekan lalu di Istora Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta.
Pertandingan "all-Indonesian finals" berlanjut di sektor ganda campuran antara Bobby Setiabudi/Melati Daeva Oktavianti dan Adnan Maulana/Indah Cahya Sari Jamil. "Ini final BWF Super 300 pertama kami, Rasanya senang dan semoga besok bisa diberikan kemenangan," tanggap Adnan melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Sabtu (31/1).
"Untuk besok mau berjuang dulu aja, semaksimal mungkin," Indah, menyatakan.
Selanjutnya, partai final tunggal putra yang mempertemukan Moh. Zaki Ubaidillah dengan atlet andalan tuan rumah, Panitchaphon Teeraratsakul, menjadi laga penutup rangkaian partai puncak Thailand Masters 2026. "Alhamdulillah, tidak menyangka bisa masuk ke babak final. Dari awal target saya pribadi masuk babak semifinal. Untuk besok, cara berpikir dan recovery harus saya jaga lagi," kata pemuda kelahiran 26 Juni 2007 ini.


