Cheng/Zhang unggul 1-0 setelah memenangi gim pembuka dengan skor 21-13. Adnan/Indah mampu menyamakan skor menjadi 1-1 dan memaksakan rubber game, seusai memenangi gim kedua dengan skor 22-20. Namun, saat memasuki gim ketiga, Cheng/Zhang memutuskan mundur.
Meski menang, Indah mengaku kecewa dengan penampilan mereka pada laga perempat final ini. "Hari ini mainnya nggak keluar secara keseluruhan, keadaan kami tertekan dan kami sedang mencari untuk membalikkan itu," tuturnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Tadi lawan lebih menguasai lapangan, saya sendiri merasakan angin di sini agak berbeda dibanding kemarin, bolanya terasa lebih berat," Indah, menambahkan.
Sementara itu, Adnan berpendapat, evaluasi utama yang perlu dilakukan adalah meningkatkan mental dan tekad untuk meraih kemenangan, serta tidak mudah menyerah meski berada dalam posisi tertinggal. "Besok harus lebih fokus lagi dan nanti kami mau analisa permainan lawan," katanya.
Di semifinal, Sabtu (31/1), Adnan/Indah bertemu dengan pasangan Jepang, Akira Koga/Natsu Saito.


