Berdasarkan hasil undian sementara, Dejan Ferdinansyah/Bernadine Anindya Wardana akan bertemu pasangan unggulan kedelapan, Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah, di babak pertama. Bagi Bernadine, mereka sudah cukup memahami pola permainan dua rekannya di pelatnas tersebut, lantaran saban hari berlatih bersama. Namun, menurutnya, situasinya akan berbeda ketika harus saling berhadapan di turnamen level tinggi.
"Ya, mungkin sudah sama-sama hafal bolanya, setiap hari juga sering bareng dan semuanya bareng. Cuma, kan, kalau pertandingan hawanya beda. Kita tunjukin aja yang terbaik sih," kata Bernadine kepada wartawan, saat ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, pada pertengahan pekan lalu.
Pemain kelahiran Klaten, Jawa Tengah itu, juga mengungkapkan, persiapan yang dijalani selama kurang lebih satu bulan terakhir menjadi modal yang cukup bagi mereka untuk menghadapi dua turnamen di Eropa. Ia menilai, berdasarkan pengalaman dari dua turnamen terakhir yang mereka ikuti, sejumlah aspek permainan, salah satunya mengenai komunikasi di lapangan, kini semakin padu.
"Saya, kan, baru pertama kali bertanding di Eropa di level yang lebih tinggi. Jadi dari sisi komunikasi berjalan lancar, dan banyak dari Aa Dejan yang kasih tahu banyak hal, mulai dari adaptasi cuaca dan mengenai lawan-lawannya nanti," pungkasnya.
Pengalaman bertanding melawan pasangan senegara di turnamen bulu tangkis Tur Dunia BWF pernah dialami Dejan/Bernadine pada akhir Januari lalu. Mereka bertemu Jafar Hidayatullah/Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu dalam laga sengit yang berakhir dengan kekalahan tiga gim 21-10, 11-21, 10-21 dalam durasi 51 menit.


