"Puji Tuhan, tadi bermain lancar tanpa cedera apapun di lapangan. Cuma masih harus banyak yang diperbaiki dari pertandingan ini juga. Kami harus lebih fokus lagi," kata Raymond kepada tim Humas dan Media PP PBSI, seusai laga berdurasi 27 menit tersebut.
Di awal gim pertama, kedua pasangan terlibat duel ketat dengan selisih poin tak pernah lebih dari satu angka hingga imbang 4-4. Raymond/Joaquin mampu keluar dari tekanan dan memimpin 11-6 di interval dalam tempo lima menit. Usai jeda, dominasi pasangan juara Australian Open 2026 itu berlanjut dengan keunggulan hingga sembilan poin sekaligus mengantongi sembilan game point, kemudian menutup gim pertama dengan skor 21-13.
Raymond/Joaquin melanjutkan permainan agresif sejak awal gim kedua dengan terus memimpin perolehan poin hingga unggul 11-8 saat interval. Seusai jeda, pola permainan menyerang mereka tetap terjaga hingga mengamankan lima match point, lalu menutup gim kedua dengan kemenangan 21-16 setelah smes Raymond tak mampu dikembalikan lawan.
Joaquin menegaskan, pentingnya adaptasi cepat dan penerapan strategi yang tepat di lapangan, terutama menghadapi laju kok yang lebih kencang dibandingkan saat tampil di All England maupun Swiss Open sebelumnya. "Cukup terasa lebih cepat. Tadi juga sebelum main sudah tanya ke Mas Leo (Rolly Carnando) dan Mas Bagas (Maulana) dan memang kencang. Jadi secara fokus benar-benar harus prima," katanya.
Joaquin meluapkan rasa syukur atas kemenangan yang diraih, seraya menambahkan, kondisi kapalan di tangannya yang sebelumnya cukup mengganggu, kini mulai membaik, meski masih terasa sedikit nyeri.
Pada kesempatan tersebut Raymond juga menyampaikan, persaingan pada turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 300 ini tidak seketat di All England maupun Swiss Open. Oleh karenanya, mereka bertekad memanfaatkan peluang tersebut dengan tampil semaksimal mungkin. "Tapi tetap tidak boleh dijadikan beban sebagai unggulan kedua," katanya.
Dengan kemenangan ini, Indonesia meloloskan dua ganda putra ke babak kedua. Sebelumnya, Leo/Bagas lebih dulu memastikan tiket ke babak 16 besar usai menundukkan pasangan Taiwan, Chen Cheng Kuan/Lin Bing-Wei, lewat dua gim langsung 21-13, 21-15. Sementara itu, Muhammad Rian Ardianto/Rahmat Hidayat harus terhenti setelah kalah dari pasangan Jerman, Bjarne Geiss/Jones Ralfy Jansen.
Di babak 16 besar, Raymond/Joaquin akan menghadapi pasangan tuan rumah, Mael Cattoen/Lucas Renoir. Adapun Leo/Bagas dijadwalkan bertemu wakil Prancis lainnya, Baptiste Labarthe/Quentin Ronget.


