"Tetap mengucap syukur Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik tanpa cedera. Hari ini Aaron/Wooi Yik bermain jauh lebih baik daripada kami. Mereka sangat confident, sangat on fire," kata Sabar melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Sabar menuturkan, di gim pertama, mereka mampu meraih keunggulan, tetapi gagal mempertahankan momentum sehingga kalah dengan selisih tipis. Memasuki gim kedua, ia mengakui mereka tertinggal sejak awal karena Aaron/Soh langsung bermain dengan tempo jauh lebih cepat. "Harus diakui mereka bermain sangat baik, sih," ujarnya.
Di sisi lain, lanjut Sabar, atmosfer stadion berlangsung sangat luar biasa dengan dukungan penuh untuk wakil tuan rumah. Meski demikian, ia menegaskan mereka berusaha tidak terpengaruh oleh situasi tersebut, walaupun belum berhasil meraih kemenangan. "Kami sudah melakukan yang terbaik," katanya.
Reza mengungkapkan, hilangnya momentum di pengujung gim pertama saat mereka unggul, berdampak pada penurunan kepercayaan diri di gim kedua. "Secara permainan mungkin kurang lebih sama dari pertemuan sebelumnya, hanya di gim kedua, mereka sudah sangat percaya diri jadi mau pukulan gaya apa saja juga susah buat kami," jelasnya.
Selepas turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 1000 ini, Sabar/Reza langsung mengalihkan fokus ke India Open 2025 yang berlangsung pada 13–18 Januari. "Di India Open minggu depan, semoga kami bisa dapat hasil yang lebih baik dan menampilkan yang lebih bagus walau dengan persiapan yang tidak semaksimal biasanya," demikian Reza.


