"Pertama, Alhamdulillah bisa menyelesaikan pertandingan dengan baik. Untuk keseluruhan cukup puas dengan permainannya hanya memang ada agak perasaan sedikit deg-degan karena mungkin pertandingan pertama," jelasnya melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
"Tapi jeda dari World Tour Finals kemarin tidak terlalu jauh, paling sekitar dua minggu jadi tidak terlalu sulit untuk kembali menemukan ritme," Putri, menambahkan.
Berdasarkan rekor pertemuan, Putri mengalahkan Suizu dalam pertemuan perdana mereka di babak kedua Macau Open Badminton 2024. Kala itu, ia membutuhkan waktu selama 45 menit untuk meraih kemenangan dua gim 21-16, 21-17. "Saya pernah ketemu Manami tiga tahun lalu, memang pola permainan dia agak panjang-panjang dan seperti tunggal putri Jepang pada umumnya, dia kuat juga," tanggapnya.
Putri merasa mampu menguasai dan mengontrol permainan lawan di gim pertama. Namun, di gim kedua, konsistensi pengembalian yang minim kesalahan membuat Suizu baru mampu membangun reli panjang setelah poin melewati angka 15. "Cukup kesulitan juga dan akhirnya dia cukup banyak dapat poin," tutur pemain peringkat ke-6 dunia tersebut.
"Saya pengin bisa lebih improve lagi daripada tahun kemarin. Bermainnya terus lebih pengin konsisten dalam menggunakan strategi," pungkasnya.
Di babak 16 besar, Kamis (8/1), Putri bertemu dengan wakil Amerika Serikat, Beiwen Zhang.


