"Evaluasi Eropa, pertandingannya, hasilnya buruk. Evaluasinya banyak. Banyak, lah, semuanya masih harus ditingkatin. Segala aspek masih kalah," kata Felisha kepada wartawan, saat ditemui di pelatnas PBSI, Cipayung, Jakarta, Rabu (1/4) pagi.
Sementara itu, Jafar mengakui, tekanan dalam pertandingan terus meningkat, terlebih saat hasil yang diraih tidak memuaskan, yang juga memunculkan beragam komentar dari khalayak. "Dari persiapan kemarin, ya sebenarnya saya udah bagus, tapi (kekurangannya) latihan barengnya sebentar doang. Itu aja, sih, sama harus lebih kompak lagi aja di lapangan," katanya.
Di sisi lain, saat menjalani dua turnamen di Inggris dan Swiss tersebut, Felisha Alberta mengungkapkan masih dalam proses pemulihan cedera siku, meski telah menjalani masa pemulihan seusai Indonesia Masters 2026. Ia mengaku masih merasa khawatir saat melakukan pukulan pada titik-titik yang berpotensi memicu nyeri, sehingga proses pemulihan belum sepenuhnya optimal dan berdampak pada persiapan teknik. "Sekarang masih ada rasa sakit, cuma sudah bisa dikondisikan," tuturnya.
Kini, Jafar/Felisha tengah merampungkan persiapan akhir menjelang keberangkatan ke Ningbo, China, guna mengikuti Badminton Asia Championships (BAC) 2026. Berdasarkan hasil undian sementara, mereka akan bertemu pasangan Taiwan, Ye Hong Wei/Nicole Gonzales Chan, di babak pertama. "Sejauh ini kita cuma punya waktu nggak sampai sebulan. Kemarin juga ada libur Lebaran, jadi saya rasa udah cukup baik. Lebih baik dibanding kemarin persiapan tur Eropa," katanya.
"Sisa waktu tiga hari latihan, semoga apa yang masih kurang, bisa diperbaiki dalam waktu yang singkat ini," Felisha, menambahkan.
Jafar dan Felisha sepikiran untuk fokus menjalani setiap pertandingan secara bertahap tanpa memasang target jauh pada BAC 2026, dengan berupaya memberikan yang terbaik di setiap langkah. "Melihat performance kemarin-kemarin, tuh, kayak step by step akan lebih baik untuk kita. Daripada terus menargetkan kayak harus segini, harus segitu. Fokus aja babak ke babak. Kalau menang terus juga sampai," demikian Felisha.


