"Kita bermain baik pada pertandingan tadi, tetapi yang paling penting adalah taktik yang kita rencanakan berjalan dengan baik di lapangan," kata Toh kepada wartawan.
"Begitu pun dengan komunikasi kami yang terjalin dengan baik sepanjang pertandingan," Toh, menambahkan.
Pasangan unggulan ketiga itu mencapai partai puncak tanpa kehilangan satu gim pun. Mereka menang 21-12, 21-18 atas Pakkapon Teeraratsakul/Sapsiree Taerattanachai asal Thailand, lalu mencapai babak delapan besar setelah mengalahkan pasangan "gado-gado" asal Singapura dan Indonesia, Hee Yong Kai Terry/Gloria Emanuelle Widjaja, dengan skor 21-16, 21-19.
Chen/Toh kemudian mencatatkan kemenangan ketiga mereka atas Jiang/Wei dalam delapan pertemuan terakhir, untuk mencapai final turnamen bulu tangkis level BWF World Tour Super 500 tersebut. Chen menyebut, atmosfer pertandingan di Istora begitu terasa berkat dukungan penonton dari bangku tribune. Di arena legendaris itu, ia juga melihat sejumlah penonton membawa bendera Malaysia.
"Terakhir kali main di Istora, penontonnya tidak begitu banyak seperti sekarang, karena ada kegiatan olahraga lain. Namun, tahun ini luar biasa," demikian Chen.



