Pengalaman tersebut turut mereka bawa saat tampil pada HYDROPLUS Sirnas A Jawa Barat (Jabar) 2026 yang berlangsung di GOR Bandung dan GOR Padjadjaran, 28 September–3 Oktober. Menghadapi pasangan "gado-gado" Mercy Nasya Putri Cantika/Suci Raissa Kirana dari Daihatsu Yonex Sunrise Candra Wijaya/Victory Bogor Jaktim, Rabu (30/9), Aqela/Wilia tampil dominan dan mengamankan kemenangan dua gim langsung 15-4, 15-6.
"Rasa pedenya jadi lebih naik karena kita berhadapan dengan pemain-pemain yang tingkat permainannya lebi berat. Jadi bagus buat meningkatkan mental bermain kami, sehingga membuat kami lebih pede dalam menghadapi lawan-lawan senior di Sirnas, karena kita masih kategori Taruna tahun pertama," jelas Aqela kepada Djarum Badminton.
Sejalan dengan naiknya kategori usia, Wilia menyadari persaingan di Ganda Taruna Putri menghadirkan tantangan yang lebih berat. Ia menilai, para lawan yang dihadapi memiliki kualitas permainan yang lebih tinggi sehingga dirinya bersama Aqela dituntut untuk terus meningkatkan kemampuan agar dapat bersaing. "Soalnya lebih senior daripada kita lawan-lawannya," katanya.
Meski mengakui lawan-lawan tangguh siap berada di setiap babak, keduanya sepikiran untuk menempatkan partai puncak sebagai target mereka pada HYDROPLUS Sirnas A Jabar 2026. "Kita, (target) final," kata Wilia.
"Buat ke final, bisa, sih, harusnya," demikian Aqela.


