(Superliga Junior) Ketika Fakta Berbicara

Tim beregu putra U-19 PB Djarum Kudus memamerkan medali emas dan piala Liem Swie King.
Tim beregu putra U-19 PB Djarum Kudus memamerkan medali emas dan piala Liem Swie King.
Superliga Junior ‐ Created by Bimo Tegar

Magelang | Gelaran Blibli Superliga Junior 2018 memang sudah berakhir. Namun kejuaraan yang berlangsung di GOR Bulutangkis Djarum, Magelang, pada 16 hingga 21 Oktober lalu ini, berhasil mencatatkan beberapa fakta menarik. Berikut beberapa fakta menarik yang berhasil dirangkum Djarumbadminton.com selama pelaksanaan Blibli Superliga Junior 2018.

1. Tim Beregu Putra U-19 PB Djarum Kudus Sapu Bersih Kemenangan.

Daniel Marthin/Leo Rollycarnando cs tak terkalahkan sejak babak penyisihan sampai akhirnya keluar sebagai juara Blibli Superliga Junior 2018 dan membawa pulang Piala Liem Swie King untuk kedua kalinya secara beruntun. Bahkan tim beregu putra U-19 PB Djarum Kudus berhasil menyapu bersih tiga kemenangan telak dengan skor 5-0 di setiap partainya selama fase penyisihan Grup A. PB Exist Jakarta, PB Fifa Sidoarjo dan Keelung High School Chinese Taipei, menjadi korban keganasan PB Djarum di babak penyisihan grup.

 

2. Juara Bertahan U-17 Putri Tumbang di Semifinal.

Tim beregu putri U-17 PB Exist Jakarta yang tampil luar biasa pada tahun lalu, kali ini harus rela kehilangan tahta dan tumbang 2-3 atas PB Djarum Kudus di babak semifinal Superliga Junior 2018. Aisha Galuh Maheswari menjadi penentu kemenangan di partai pamungkas dengan kemenangan rubber game 21-14, 19-21 dan 21-18 atas Imtyaz Yasmin.

 

3. Piala Yuni Kartika Berlabuh di Kudus.

Setelah berhasil mengalahkan juara bertahan di semifinal, tim beregu putri U-17 PB Djarum Kudus sukses merebut tahta juara dan membawa pulang Piala Yuni Kartika setelah mengalahkan PB Jaya Raya Jakarta di partai puncak dengan skor 3-1. Pasangan ganda Khusnul Khatimah/Sintia Dewi Yuliani yang baru pertama kali tampil di Blibli Superliga Junior 2018, sukses menjadi penentu kemenangan di partai keempat.

 

4. PB Exist Jakarta Rebut Piala Hariyanto Arbi.

Tim beregu putra U-17 PB Exist Jakarta sukses merebut piala Hariyanto Arbi dari tangan PB Djarum Kudus. Tegar Sulistyo dkk menang 3-1 atas sang juara bertahan. Kemenangan ini menjadi hasil pengulangan yang terjadi pada saat pertandingan terakhir fase penyisihan grup B. Saat itu, Exist menang 4-1 atas Djarum Kudus. Dari dua kali pertemuan ini, Asghar Herfanda/Rian Cannavaro menjadi satu-satunya penyumbang poin bagi PB Djarum Kudus.

 

5. PB Mutiara Cardinal Bandung Raih 4 Gelar Semifinalis.

Tim beregu putra dan putri U-17 serta U-19 PB Mutiara Cardinal Bandung harus puas finis sebagai semifinalis Blibli Superliga Junior 2018. Di partai semifinal U-17, tim putri Mutiara Cardinal kalah 2-3 dari PB Jaya Raya Jakarta. Sementara tim putra Mutiara Cardinal terpaksa menyerah 1-3 atas PB Exist Jakarta. Sedangkan pada partai semifinal U-19, tim putri Mutiara Cardinal kalah 0-3 atas PB Exist Jakarta. Pun demikian dengan tim putra yang kalah 0-3 dari PB Djarum Kudus.

 

6. Ganda Putra dan Putri U-19 PB Djarum Tak Terkalahkan.

Dua pasangan ganda putra dan dua pasangan ganda putri U-19 PB Djarum Kudus, yakni Daniel Marthin/Leo Rollycarnando, Pramudya Kusumawardana/Rehan Naufal Kusharjanto, Febriana Dwipuji Kusuma/Ribka Sugiarto dan Agatha Imanuela/Siti Fadia Silva Ramadhanti tidak terkalahkan sejak babak penyisihan hingga partai final Blibli Superiga Junior 2018. Keempat pasangan ganda PB Djarum Kudus ini selalu menyumbang poin ketika diturunkan tim pelatih.

 

7. Pebulutangkis Masa Depan Indonesia.

Stephanie Widjaja (PB Jaya Raya) terpilih sebagai pemain terbaik di nomor U-17. Sementara Daniel Marthin (PB Djarum Kudus) dan Putri Kusuma Wardani (PB Exist) menjadi pemain favorit putra dan putri U-19 Blibli Superliga Junior 2018. Ketiga pebulutangkis ini tidak pernah menelan kekalahan selama kejuaraan berlangsung.

 

8. Pertandingan Terpanjang dan Tercepat.

Selama perhelatan Blibli Superliga Junior 2018, pertandingan terpanjang tersaji di partai final beregu putra U-17 yang mempertemukan tunggal pertama PB Djarum Kudus, M. Fajar Ardi Pradana dan Tegar Sulistyo (PB Exist Jakarta). Keduanya harus menyudahi pertarungan dengan durasi 78 menit. Tegar menang 18-21, 21-13 dan 21-18 atas M. Fajar.

Sedangkan pertandingan tercepat tersaji di partai keempat babak penyisihan Grup B, yang mempertemukan Ghana Muhammad Al Ilham/Mohamad Rafi R K  (PB Djarum Kudus) dengan Mahardika Yoga Rahagi/Mark Christantheo Andreas (PB Sarwendah Jakarta). Ghana/Rafi hanya butuh waktu 14 menit untuk menyelesaikan kemenangan dua game langsung dengan skor 21-9 dan 21-7.