2018 Jadi Ajang Rujuk Dua Ganda Putra Indonesia

Nasional - 28.12.2017 13:47 Oleh: AH
Angga Pratama/Ryan Agung Saputra di Podium Australian Badminton Open 2013. (Foto: PBSI)

Angga Pratama/Ryan Agung Saputra di Podium Australian Badminton Open 2013. (Foto: PBSI)

Peta persaingan ganda putra dunia pada tahun 2018 mendatang nampaknya bakal semakin sengit. Pasalnya, beberapa pasangan kuat yang beberapa waktu terakhir pisah, di tahun 2018 mendatang mereka akan kembali rujuk. Seperti pasangan perak Olimpiade 2016 dari Malayisa, Tan Wee Kiong/Goh V Shem, kabarnya mereka kembali akan berpasangan.

Tak terkecuali dari sektor ganda putra tanah air. Setelah kepala pelatih ganda putra Pelatnas, Herry Iman Pierngadi memanggil kembali Hendra Setiawan, secara otomatis perombakan pun bakal dilakukan. Dan salah satunya adalah memasangkan kembali pasangan yang sudah lama pisah.

Rencananya, Hendra kembali akan rujuk dengan Mohammad Ahsan. Sedangkan mantan pasangan Ahsan satu Terakhir ini, Rian Agung Saputro kembali bakal berduet dengan Angga Pratama. Menurut Herry, Rian paling cocok berpasangan dengan Angga. Apalagi performa Angga yang selama ini berpasangan dengan Ricky Karanda Suwardi, juga kian menurun. Ricky rencananya bakal banting stir ke ganda campuran, berpasangan dengan Debby Susanto.

Angga/Ricky sudah sulit berkembang. Mungkin teknik sudah mumpuni, tapi ada hal di luar teknik yang menjadi masalah, mereka sudah tidak saling percaya, chemistry nya juga nggak dapet,” ungkap Herry seperti dirilis Humas PBSI, Kamis (28/12).

Angga berpasangan dengan Rian lagi, mereka memang paling cocok satu sama lain. Saya akan kasih kesempatan dalam setahun ini, kalau bisa panjang ya bagus, kalau nggak bisa ya mau dipasangkan sama siapa lagi?” tambahnya.

Sementara itu Herry pun menuturkan tak bakal menceraikan pasangan muda Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto meskipun penampilan mereka setahun belakangan tak terlalu menggembirakan.

Memang sengaja mau saya tempa dulu, mereka pemain muda, baru main di level super series ini setahun belakangan. Mereka masih butuh waktu untuk lebih matang. Kalau dilihat dulu Kevin/Marcus butuh kurang lebih dua tahun untuk mencapai posisi seperti sekarang,” tutur Herry.

Herry juga menuturkan dirinya dan tim pelatih ganda putra tak lantas puas dengan capaian yang diraih anak-anak didiknya sepanjang tahun 2017, khususnya Kevin/Marcus. Pasangan ganda putra rangking satu dunia tersebut bahkan disebut-sebut terlalu mendominasi di gelaran superseries sepanjang tahun ini.

Ya tidak apa-apa dibilang mendominasi. Toh sebelum mereka juga ada Lee (Yong Dae)/Yoo (Yong Sung) yang juara terus. Saat itu kan saya juga memperhatikan, sebagai pelatih tentu merasa tertantang bagaimana bisa menghentikan mereka. Bagaimana bisa menciptakan pasangan-pasangan ganda putra yang bagus, siapa pun orangnya,” ucap Herry.

Foto Terbaru

Video Terbaru

  • TVC & Promotions : Blibli Indonesia Open 2018 - Short
  • TVC & Promotions : Blibli Indonesia Open 2018 - 30s
  • TVC & Promotions : Blibli Indonesia Open 2018