Japan Open 2026 - Revans, Fajar/Fikri ke Final

Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri & Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Humas PP PBSI)
Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri & Takuro Hoki/Yugo Kobayashi (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Tokyo | Ganda putra Indonesia, Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri, membalas kekalahan dari pasangan Jepang, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, sekaligus memastikan tiket final Japan Open 2026. Dalam laga semifinal di Tokyo Metropolitan Gymnasium, Tokyo, Jepang, Sabtu (18/7), unggulan kedua itu menang tiga gim 21-14, 19-21, 21-18 dalam waktu 74 menit. Hasil tersebut menyamakan rekor pertemuan menjadi 1-1 setelah Fajar/Fikri kalah dari Hoki/Kobayashi di final Denmark Open 2025.

Gim pertama berlangsung dengan tempo tinggi sejak awal pertandingan. Kedua pasangan lebih banyak memperoleh poin melalui reli-reli pendek sehingga selisih angka tidak pernah lebih dari dua poin. Fajar/Fikri akhirnya menutup interval dengan keunggulan tipis 11-10 setelah pengembalian Hoki tersangkut di net.

Selepas jeda, persaingan tetap berlangsung ketat hingga skor 14-14. Namun, Fajar/Fikri mulai mengambil alih kendali pertandingan setelah memenangi duel reli sepanjang 63 pukulan untuk membuka keunggulan 16-14. Momentum tersebut dimanfaatkan pasangan "Merah Putih" itu untuk terus menekan lewat permainan agresif, sementara Hoki/Kobayashi kesulitan mengembangkan pola permainan.

Fajar/Fikri kemudian mengantongi enam game point pada kedudukan 20-14, lalu menutup gim pertama dengan kemenangan 21-14 dalam tempo 18 menit, setelah pengembalian Kobayashi kembali menyangkut di net.

Memasuki gim kedua, Hoki/Kobayashi langsung mengambil inisiatif serangan. Fajar/Fikri merespons dengan menyamakan kedudukan 3-3, tetapi setelah itu kedua pasangan terlibat persaingan ketat dengan selisih poin yang tipis. Pasangan tuan rumah akhirnya menutup interval dengan keunggulan 11-9 setelah bermain selama 15 menit.

Selepas jeda, Hoki/Kobayashi mampu menjaga momentum dan terus mempertahankan keunggulan sepanjang paruh kedua gim. Fajar/Fikri berupaya mengejar hingga memangkas selisih menjadi satu poin pada kedudukan 18-19, tetapi duo "Negeri Sakura" itu tetap mampu menuntaskan gim kedua dengan kemenangan 21-19 dalam waktu 28 menit. 

Gim ketiga berlangsung lebih sengit dibandingkan dua gim sebelumnya. Kedua pasangan saling berbalas serangan dalam tempo tinggi, tetapi juga beberapa kali melakukan kesalahan sendiri, mulai dari smes yang menyangkut di net hingga servis yang gagal melewati net. Meski demikian, Fajar/Fikri mampu menjaga keunggulan dua poin saat interval dengan skor 11-9 setelah bertanding selama 12 menit.

Usai bertukar lapangan, Hoki/Kobayashi perlahan meningkatkan tekanan hingga dua kali menyamakan kedudukan, masing-masing pada skor 11-11 dan 14-14. Namun, setiap kali pasangan tuan rumah mengambil alih momentum, Fajar/Fikri mampu merespons untuk kembali menjaga keseimbangan pertandingan. Memasuki fase krusial, kedua pasangan kembali melakukan beberapa kesalahan sendiri, termasuk servis Hoki yang menyangkut di net serta pengembalian Fajar dan Fikri yang juga gagal melampaui net.

Fajar/Fikri akhirnya keluar dari tekanan setelah meraih dua poin beruntun untuk membuka keunggulan 20-18 sekaligus mengantongi dua match point. Mereka kemudian memastikan kemenangan 21-18 setelah smes Kobayashi menghantam net, sekaligus mengunci tiket ke partai puncak Japan Open 2026.