"Alhamdulillah bersyukur semuanya berjalan lancar, tidak ada cedera apapun. Untuk keseluruhan agak sedikit kaget melihat permainan Beiwen Zhang Beiwen," kata pemain unggulan keenam itu melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.
Putri menilai, Zhang tampil berbeda dibanding beberapa pertemuan sebelumnya. Menurutnya, lawan tidak bergerak selincah biasanya sehingga ia berusaha terus mengarahkan kok ke area yang menyulitkan pemain peringkat ke-31 dunia tersebut.
Kemenangan tersebut membawa Putri melaju ke babak 16 besar untuk menghadapi wakil Taiwan, Huang Yu-Hsun. Rekor pertemuan kedua pemain masih berimbang dengan masing-masing mengoleksi satu kemenangan dari dua pertemuan. Pada duel terakhir di babak kedua Indonesia Masters 2026, Huang keluar sebagai pemenang lewat kemenangan dua gim langsung. "Terakhir saya kalah di Indonesia Masters tahun ini. Jadi pastinya besok pengin lebih bagus daripada hari ini bermainnya," ujarnya.
"Bermain dengan nothing to lose, nggak mikirin sebelumnya pernah menang ataupun pernah kalah. Lebih fokusnya dan yakin pengin menangnya," Putri, menambahkan.
Di sisi lain pemain peringkat ke-6 dunia itu menyatakan, absennya An Se Young asal Korea Selatan tidak banyak mengubah tingkat persaingan di sektor tunggal putri, pada turnamen level BWF World Tour Super 750 ini. Menurutnya, masih banyak pemain papan atas yang berpeluang menjadi juara, sehingga ia memilih fokus menjalani pertandingan satu demi satu.



