Asian Games Aichi-Nagoya 2026 - Amri/Nita Penuhi Target, Konsistensi Jadi Catatan

Amri Syahnawi & Nita Violina Marwah (Humas PP PBSI)
Amri Syahnawi & Nita Violina Marwah (Humas PP PBSI)
Internasional ‐ Created by EL

Ichinomiya | Pelatih kepala ganda campuran pelatnas bulu tangkis Indonesia, Nova Widianto, menilai pencapaian Amri Syahnawi/Nita Violina Marwah di nomor perorangan Asian Games Aichi-Nagoya 2026 telah sesuai dengan target, yakni meraih medali. Namun, Nova menilai masih ada sejumlah aspek yang perlu dibenahi, terutama dari sisi konsistensi, jika melihat penampilan mereka pada laga final.

"Kalau dari target memang masuk, ya. Targetnya, kan, Amri/Nita dapat medali dan ini bisa perak walaupun tidak unggulan. Hanya di pertandingkan tadi sangat disayangkan, dari konsisten mereka untuk menerapkan pola sepanjang pertandingan yang belum," ungkap Nova melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI.

Amri/Nita meraih medali perak nomor perorangan setelah harus mengakui keunggulan unggulan kedua asal China, Jiang Zhen Bang/Wei Ya Xin, pada laga final di Ichinomiya City Municipal Gymnasium, Ichinomiya, Jepang. Dalam pertandingan tersebut, Amri/Nita kalah dua gim langsung 19-21, 8-21. "Saya sudah wanti-wanti kalau kalian nggak bisa menerapkan pola yang benar lawan pemain China ini, akan susah," tuturnya.

"Karena pasangan yang nomor dua ini, pola mereka lebih bahaya. Tapi kalau berani menerapkan pola yang sudah disiapkan, masih ada celah. Dari awal sudah oke, tapi saat unggul 19-16 di gim pertama mereka ada rasa kesempatan untuk menang malah terburu-buru. Jadi dari servis pun mereka sudah berubah dan tadi mereka akui itu," Nova, menjelaskan.

Nova memaklumi hasil tersebut dan menilai proses untuk mencapai level juara memang membutuhkan tahapan yang tidak singkat. Menurutnya, Amri/Nita memiliki potensi dari aspek serangan, pertahanan, serta permainan di depan net, tetapi masih perlu meningkatkan konsistensi dalam menerapkan keunggulan tersebut sepanjang pertandingan. "Terus terang dari persiapan setelah Kejuaraan Dunia kan tidak panjang, tapi mereka maksimal dari kesungguhan dan keyakinan mereka, setelah perunggu di Kejuaraan Dunia ada keyakinan untuk bisa mengulang atau melebihi hasil itu," katanya.

"Selain mentalitas yang saya terapkan, lebih ke pola main yang saya yakinkan mereka, karena mereka harus bisa bermain begini sebenarnya. Kalau dari segi permainan saya rasa mereka sudah bisa diandalkan," demikian Nova.