Pertandingan yang berlangsung di GOR Terpadu Ahmad Yani, Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (2/9), tersebut berlangsung selama 39 menit. Kemenangan itu sekaligus membawa Chiara melangkah ke babak berikutnya.
Secara umum, Chiara menilai dirinya memiliki keuntungan karena telah lebih dahulu beradaptasi dengan kondisi arena pertandingan saat tampil pada Polytron Pontianak International Challenge 2026 sepekan sebelumnya. Pengalamannya bertanding di arena yang sama membuatnya merasa memiliki awal yang lebih baik. "Saya lebih tahu kondisi lapangannya," tuturnya kepada wartawan.
Kemenangan atas unggulan keenam tersebut mengantarkan Chiara menghadapi wakil China, Xu Wen Jing, pada babak 16 besar. Menatap pertandingan berikutnya, Chiara menyadari dirinya akan menghadapi tantangan yang tidak mudah saat berhadapan dengan wakil "Negeri Tirai Bambu" tersebut. "Saya akan berusaha semaksimal, berjuang semaksimal mungkin," katanya.
Chiara menegaskan akan kembali tampil lepas pada pertandingan berikutnya, seperti yang dilakukannya saat menghadapi rekan sesama pemain pelatnas di babak pertama. Ia juga akan mengevaluasi sejumlah kesalahan dari pertandingan tersebut sebagai bekal untuk memperbaiki permainan dan tampil lebih baik saat menghadapi Xu di babak 16 besar. "Jadi, mainnya lebih lepas saja," pungkasnya.
Selain Thalita, wakil Indonesia lainnya di sektor tunggal putri yang tersisih di babak pertama adalah Dalila Aghnia Puteri. Dengan demikian, kekuatan tuan rumah di sektor tersebut berkurang dua wakil setelah Dalila gagal menghentikan perlawanan pemain Malaysia, Goh Jin Wei, dan kalah dua gim langsung 16-21, 13-21 dalam tempo 33 menit.



