Jin Wei membuka pertandingan dengan baik dan mampu mengumpulkan sejumlah poin pada awal gim pertama. Namun, Dalila mampu memberikan perlawanan dan meladeni permainan wakil negeri jiran tersebut hingga persaingan berlangsung ketat menjelang akhir gim.
Meski mendapat tekanan dari Dalila, Jin Wei mampu menjaga ketenangan dan mengatasi perlawanan wakil tuan rumah untuk mengamankan gim pertama. Keunggulan tersebut kemudian menjadi modal bagi Jin Wei untuk melanjutkan dominasinya hingga memastikan kemenangan dua gim langsung. "Di set pertama saya masih perlu beradaptasi dengan lapangan. Kontrol permainan pun juga kurang baik," katanya kepada Djarum Badminton.
"Kondisi lapangan pun cukup berangin, jadi saya perlu beradaptasi lebih cepat," katanya.
Secara umum, pemain peringkat ke-58 dunia tersebut mengaku memiliki target tersendiri pada turnamen berlevel BWF Tour Super 100 ini. Namun, ia memilih untuk menjalani setiap pertandingan satu demi satu dan berusaha menikmati setiap proses yang dilaluinya di lapangan. "Memang ada target, tapi saya harus mencoba dulu yang terbaik. Step by step," ujarnya.
Sementara itu, melalui keterangan pers Humas dan Media PP PBSI, Dalila menilai, sebenarnya ia mampu mengawali pertandingan dengan cukup baik dan merasa nyaman menghadapi permainan Jin Wei. Ia mengungkapkan sempat berhasil mempercepat tempo permainan di area depan dan menerapkan pola yang lebih aman, tetapi mulai melakukan banyak kesalahan sendiri saat memasuki poin-poin akhir sehingga kehilangan kendali permainan.
Hasil tersebut, menurut Dalila, menjadi pelajaran berharga untuk terus meningkatkan kualitas permainannya. Menghadapi persaingan pada level turnamen yang lebih tinggi, ia bertekad terus mengembangkan diri dan meningkatkan level permainan pada pertandingan-pertandingan berikutnya. "Saya harus bisa lebih kontrol diri untuk main lebih safe, lebih rapi, tidak gampang mati. Dan harus menambah kepercayaan diri juga," pungkasnya.



